Kamis, 11 Juli 2013

duplikasi versus inspirasi.

Sekarang banyak muncul band atau seniman apapun yang sering dicap menjiplak. Menjiplak beneran? Mirip banget sih. Tapi..wallahualam. Gue ga mau lebih kejam dari pembunuh :')
Gimana kalo kita sebut saja 'terinspirasi' daripada 'menduplikasi' ? Dalam dunia terutama seni dan ilmu pengetahuan, tidak ada originalitas yang hakiki. yang ada adalah peramuan ulang dari sekian banyak hal yang menginspirasi?
Banyak juga kasus nyata orang - orang punya motivasi tinggi dan cita - cita mulia dn besar untuk menjadi spesial, original, dan lebih. Actually semua ingin, hahaha tapi kita semua harus jujur pada diri sendiri ketika kita terinspirasi. Akui itu. Kalau kita terinspirasi dan cinta dengan hal - hal yang mainstream, jangan pergi. akuilah inspirasi itu datang dari berbagai arah. Kita bisa suka dan menggilai hal yang sama, itu wajar. Teruskan dan tetap ingat kenapa kita mencintai hal itu. Coba renungkan, kita punya satu objek. yang membedakan hasil terinspirasi kita terhadap objek itu adalah apa yang setelah itu kita lakukan 'di dapur'. Bagaimana kita mengidentifikasi dan menganalisa kemudian meracik resep baru, tentunya pake bahan dan inovasi kita sendiri. Jangan lupa untuk mempertahankan 'jiwa' kita. Ingat. Ini proses terinspirasi yang halal.
Selamat terinspirasi dan (semoga) menginspirasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar